TELADAN PENDERITAAN TUHAN YESUS BERDASARKAN MATIUS 27: 32-44

  • Supriadi Oet Sekolah Tinggi Teologi Arastamar Bengkulu
Keywords: Model, Suffering

Abstract

Suffering is the part that follows human life. Suffering comes in different forms and is felt differently by each human being. Jesus Christ himself suffered. So believers need not be surprised if they experience suffering. But behind Jesus' suffering, there are important principles that we can emulate. Therefore through this writing, we try to provide an understanding of the example of suffering from the Lord Jesus.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Supriadi Oet, Sekolah Tinggi Teologi Arastamar Bengkulu

 

 

 

 

References

Bibleworks 7, SD-ROM.
Boland, B.J. (2011). Intisari Iman Kristen, Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Brill, J.W. (2011). Dasar yang Teguh, Bandung: Yayasan Kalam Hidup.
Browning, W.R.F. (2011). Kamus Alkitab, Jakarta: Gunung Mulia.
Calvin, John. (2013). Mutiara Kehidupan Kristen, Surabaya: Momentum.
Cho, Paul Y. (1987). Buku Pelajaran Kebaktian Kelompok Sel Bagian Kesatu, Jakarta: Yayasan Pekabaran Injil Immanuel.
Colins, Gerald O’. (1996). Kamus Teologi, Yogyakarta: Kansius.
Darmaputera, Eka. (2007). Iman dan Tantangan Zaman, Jakarta: BPK Gunung Mulia.
(2014). Hidup yang Bermakna, Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Daun, Paulus. (2011). Dasar Kebenaran Kekristenan, Manado: Yayasan Daun Family.
Gutrie, Donald. (2010). Pengantar Perjanjian Baru Volume 1, Surabaya: Momentum.
Harrison, Everett. F. (2001). Tafsiran Alkitab Wycliffe Volume 3 Perjanjian Baru, Malang: Gandum Mas.
Henry, Matthew. (2008). Injil Matius 15-28, Surabaya: Momentum.
Kristanto, Billy. (2014). Aku, Diriku, dan Kebajikanku, Surabaya: Momentum.
Mensah, Gottfried Osei. (1975). Dicari Pemimpin Yang Menjadi Pelayan, Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih.
Moeliono, Anton. M. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta:Balai Pustaka.
Murray, Andrew. (1965). Membina Iman, Bandung: Kalam HIdup.
(1999). Penggenapan Dan Penerapan Penebusan, Surabaya: Momentum.
Nazir, Mohammad. (2014). Metode Penelitian, Bogor: Ghalia Indonesia.
Nee, Wathcman. (2000). Pekerja Kristus, Bandung: Yayasan Kalam Hidup.
Niftrik, G.C. Van. dan B.J. Boland. (2015). Dogmatika Masa Kini, Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Poerwadaeminta, W.J.S. (1976). Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka.
Ryrie, Charles C. (1966). Teologi Dasar, Yogyakarta: ANDI.
Sabda 4, CD-ROM.
Scougal, Henry. & Robert Leighton. (2005). God’s Abundant Life, Surabaya: Momentum.
Strong, James. (1979). Strong’s Exhaustive Concordance, Amerika: Thomas Nelson Publishers.
Subandrijo, Bambang. (2010). Menyingkap Pesan-pesan Perjanjian Baru, Bandung: Bina Media Informasi.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Manajemen, Bandung: Alfabeta.
Susanto, Hasan. (2004). Perjanjian Baru Intelinear Yunani-Indonesia dan Konkordansi Alkitab PB (PBIK) Jilid I, Jakarta: LAI.
(2004). Perjanjian Baru Intelinear Yunani-Indonesia dan Konkordansi Alkitab PB (PBIK) Jilid II, Jakarta: LAI.
Thomas, Robert L. (2002). New American Standard, Holman: Bible Publishers Nashville.
Tomatala, Yakob. (2004). Yesus Kristus Juruselamat Dunia Satu-satunya Jawaban atas Masalah Manusia, Jakarta: YT Leadership Foundation.
Tong, Stephen. (2003). Ujian Pencobaan dan Kemenangan, Jakarta: Lembaga Reformed Injil Indonesia.
Published
2020-03-03
How to Cite
Oet, S. (2020). TELADAN PENDERITAAN TUHAN YESUS BERDASARKAN MATIUS 27: 32-44. Manna Rafflesia, 4(1), 57-74. https://doi.org/10.38091/man_raf.v4i1.81
Section
Articles