Ayah Teladan Sebagai Peletak Dasar Iman Anak

  • Sostenis Nggebu Sekolah Tinggi Teologi Saint Paul Bandung
  • Yusnoveri Chung Sekolah Tinggi Saint Paul Bandung
Keywords: Children, father, exemplary, spirituality

Abstract

The problem of this research is that there is a phenomenon that children need an exemplary father in fostering their faith, so that they experience a personal encounter with God in Jesus Christ, believe in Him, and obey His word. This article uses literature study. The results reveal that the child's introduction to God is the responsibility of the father as the head of the family as well as the spiritual leader for all members of the family. Fathers nurture children spiritually so that they have a close relationship with God, experience new life in Jesus Christ and be able to overcome temptations and still rely on Jesus Christ in the midst of the restlessness of the world. Active involvement in spiritual development will have a positive impact on children's lives so that children enjoy their growth and development in a healthy and meaningful way. Children can also record a father figure leadership model for the child's self-development. And in the future the child will be able to carry on this impact in his life, in particular becoming a potential model father for his son.

  Abstract View: 101, pdf Download: 73

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, Nur Syafiful. “Peran Ayah Dalam Penanaman Nilai-Nilai Spiritual pada Anak.” Universitas Pajajaran Bandung, 2017.

Andrianikus, Trivena. “Peran Bapak Dalam Pertumbuhan Rohani Anak Berdasarkan Efesus 6:4 Dan Kolose 3:21.” Jurnal Voicve 1, no. 2 (2021): 1–12.

Anganthi, Nisa Rachmah Nur. “Spirituality as a Resource of Family Virtue and Well-Being: Religion Diversity Perspectives.” ISETH 2016 (The 2nd International Conference on Science, Technology, and Humanity), 2016, 56–70.

Boiliu, Fredik Melkias. “Peran Orang Tua sebagai Motivator terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Pendidikan Agama Kristen.” Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran 4, no. 1 (2021): 247–55.

Bussa, B D, B N Kiling-Bunga, T W Thoomaszen, dan I T Kiling. “Persepsi ayah tentang pengasuhan anak usia dini.” Jurnal Sains Psikologi 7, no. 2 (2018): 126–35.

Chandra, Adi. “The Torah as Theological Foundatiom of Christian Education.” Grafta; Journal of Christian Religion Education and Biblical Stuidies 1, no. 1 (2021): 21–33.

Chung, Yusnoveri. “Penyerapan Materi Ajar Melalui Penggunaan Media Virtual Online Di Sekolah Minggu.” Saint Paul’s Review 1, no. 2 (2021): 131–53.

Cynthia Rich. Shema (Hear) O Israel And The Church. Xlibris Corporation, 2017.

Darmawan, I Putu Ayub. “Pembelajaran Memorisasi Dalam Ulangan 6:6-9.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 3, no. 1 (2019): 21. https://doi.org/10.33991/epigraphe.v3i1.50.

Dobson, James. Menjadi Orangtua Bukan Untuk Orang-orang Pengecut. Disunting oleh Ester Anggawidjaya. Jakarta: Harvest Publication House, 2000.

Dupe, Selvy Iriany Susanti. “Konsep Diri Remaja Kristen Dalam Menghadapi Perubahan Zaman.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 2, no. 1 (2020): 53–69. https://doi.org/10.37364/jireh.v2i1.26.

Ens, Paul. The Moody Handbook of Theology. Malang: SAAT Malang, 2003.

Garmo, John. Pengembangan Karakter untuk Anak. Jakarta: Kisaint Blanc, 2013.

Green, Denis. Pembimbing Pada Pengenalan Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas, 1993.

Harmadi, Mariani, dan Agung Jatmiko. “Pembelajaran Efektif Pendidikan Agama Kristen Generasi Milenial.” PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 16, no. 1 (2020): 62–76. https://doi.org/10.46494/psc.v16i1.72.

Heath, W.S. Keluarga Kristen. Disunting oleh Heru Winoto. Bandung: Biji Sesawi, 2015.

———. Teologi Pendidikan Anak. Disunting oleh Yosep Kurnia. Bandung: Kalam Hidup, 2005.

Hendra, Vitaurus. “Peran Orang Tua dalam Menerapkan Kasih dan Disiplin kepada Anak Usia 2-6 Tahun sebagai Pembentukan Upaya Karakter.” Kurios: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 3, no. 1 (2018): 48–65. https://doi.org/10.30995/kur.v3i1.29.

Hutagalung, Kezia. “Menerima Karunia Selibat: Karunia yang Khas dari Allah (Eksegesa 1 Korintus 7:7).” Sanctum Domine: Jurnal Teologi 9, no. 1 (2020): 115–32. https://doi.org/10.46495/sdjt.v9i1.59.

Ibrahim, Andi, Asrul Haq Alang, Madi, Baharuddin, Muhammad Aswar Ahmad, dan Darmawati. “Penelitian Kausal Komparatif.” Dalam Metode Penelitian, disunting oleh Elyas Ismael, 93–122. Makassar: Gunadarma Ilmu, 2018.

LaSor, W.S, D.A Hubbard, dan F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Jakarta: Gunung Mulia, 2012.

Meilani, Meilani, dan Andreas Fernando. “Pendidikan Anak Usia Dini dalam Keluarga di Era Disrupsi Berdasarkan 2 Timotius 3:15-17.” Shalom: Jurnal Teologi Kristen 1, no. 2 SE-Articles (2021): 126–36.

Melati, Ester. “Hubungan Pendidikan Agama Kristen oleh Orang tua dengan Moralitas Remaja di Gereja.” Didaktikos 3, no. 2 (2020): 91–102.

Mude, Emilia. “Cyber Parenting In Society 5.0.” Integritas: Jurnal Teologi 2, no. 1 (2020): 61–76. https://doi.org/10.47628/ijt.v2i1.30.

Nampar, Hilario Didakus Nenga, dan Silpanus. “Keluarga Sebagai Tempat Pertama dan Utama Pendidikan Iman Anak.” Gaudium Vestrum: Jurnal Kateketik Pastoral 2, no. 1 (2018): 13–21.

Nandari Prastica Wagiu. “Implementasi Peran Orang Tua Menurut Ulangan 6:4-9 Dalam Pendidikan Agama Kristen Keluarga Di Gereja Masehi Injili Di Minahasa Jemaat Imanuel Aertembaga Bitung.” Jurnal Shanan 4, no. 2 (2020): 128–61. https://doi.org/10.33541/shanan.v4i2.1972.

Neumann, Connie. Pendewasaan Anak Dalam Rentang Lingkup Keluarga. Disunting oleh Nicholas Kurniawan. Bandung: Visi Press, 2009.

Nggebu, Sostenis. “Pemuridan Model Epafras Sebagai Upaya Pendewasaan Iman Kristen The Model of Epaphras Discipleship as an Effort of Maturing of Church Members Faith.” Pengarah: Jurnal Teologi Kristen 3, no. 1 (2021): 26–42. https://doi.org/10.36270/pengarah.v3i1.63.

———. “Peran Eksklusif Orang Tua dalam Membentuk Konsep Diri Remaja Kristen.” Sola Gratia 2, no. 2 (2022): 130–49. https://doi.org/10.47596/SG.V2I2.154.

Panjaitan, Firman, dan Dwi Ratna Kusumaningdyah. “Tragedi Keluarga Nuh dan Pengabaian Anggota Keluarga: Tafsir Kejadian 9:18-29.” PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 17, no. 2 (2021): 134–48. https://doi.org/10.46494/psc.v17i2.141.

Rakhmawati, Istina. “Peran Keluarga dalam Pengasuhan Anak.” Jurnal Bimbingan Konseling Islam 6, no. 1 (2015): 1–18.

Samosir, Pesta. “Peran Guru dan Orang Tua dalam Pendidikan Anak.” Kerugma: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 3, no. 2 (2021): 34–51.

Saturrosidah, Anis, Marina Dwi Mayangsari, M Syarif Hidayatullah, Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, dan Jl A Yani. “Pengaruh Kelekatan Dengan Orang tua Terhadap Kecerdasan Adversitas Pada Korban Perceraian.” Jurnal Kognisia 1 (2018): 21–27.

Severe, Sal. Bagaimana Bersikap Pada Anak Agar Anak Bersikap Baik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2000.

Sibarani, Yosua. “Peran Orang Tua Dalam Mewariskan Iman Bagi Dalam Era Revolusi Industri 4 . 0.” Jurnal Gamaliel : Teologi Praktika 3, no. 1 (2021): 14–33. https://doi.org/10.38052/gamaliel.v3i1.61.

Sidjabat, Binsen Samuel. Membesarkan Anak dengan Kreatif. Disunting oleh Pambudi. Yogyakarta: Andi, 2008.

Simanjuntak, Julianto, dan Roswitha Ndraha. Mendidik Anak Sesuai Zaman & Kemampuannya. Jakarta: LK3, 2007.

Sinaga, Rohny Pasu. “Tanggung Jawab Gereja Dalam Pendidikan Kristen Anak.” Ejurnal.Sttabdisabda.Ac.Id, 2021, 1–11. https://doi.org/10.46974/ms.v1i2.23.

Soeliasih, Soeliasih. “Penerapan Prinsip Pemuridan Elia dalam Pendidikan Agama Kristen.” Jurnal Teologi Berita Hidup 2, no. 1 (2019): 1–10. https://doi.org/10.38189/jtbh.v2i1.23.

Sutoyo, Daniel. “Tinjauan Teologis terhadap Wacana Penerapan Hukuman Mati bagi Pelaku Tindak Pidana Korupsi di Indonesia.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 3, no. 2 (2019): 171. https://doi.org/10.30648/dun.v3i2.195.

Syifa, L, ES Setianingsih, dan J Sulianto. “Dampak Penggunaan Gadjet terhadap Perkembangan Psikologi Pada Anak Sekolah Dasar.” Jurnal Imliah Sekolah Dasar 3, no. 4 (2019): 527–33. https://doi.org/10.23887/jisd.v3i4.22310.

Tafanao, Talizaro. “Strategi Guru Agama Kristen dalam Membentuk Generasi Muda di Era Industri 4.0.” Jurnal Shanan 5, no. 2 (2021): 111–22. https://doi.org/10.33541/shanan.v5i2.3053.

Thomas, Gary. Sacred Parenting. Disunting oleh Ellen Hanafi. Yogyakarta: Gloria, 2015.

Vriezen, Th. C. Agama Israel Kuno. Disunting oleh I.J. Cairms. Jakarta: Gunung Mulia, 2000.

Walton, Andrew Hill & John. Survei Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas, 2013.

Waluyo, Tri. “Peran Ayah dalam Pendidikan Kepada Anak Menurut Ulangan 6 : 1-9.” Jurnal Teologi El-Shadday 7 (2020): 1–9.

Wening, Sri. “Pengaruh Pola Asuh Autoritatif Terhadap Religiositas Remaja Gereja Kristen Jawa Se-Klasis Surakarta.” Kurios 4, no. 1 (2018): 74. https://doi.org/10.30995/kur.v4i1.35.

Yates, John. Successfull Kids Through Character. Disunting oleh Wiwin. Yogyakarta: Andi, 2013.

Zega, Yunardi Kristian. “Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga : Upaya Membangun Spiritualitas Remaja Generasi Z.” Jurnal Luxnos 7, no. 1 (2021): 105–16. https://doi.org/10.47304/jl.v7i1.145.

Published
2022-04-30
How to Cite
Nggebu, S., & Chung, Y. (2022). Ayah Teladan Sebagai Peletak Dasar Iman Anak. Manna Rafflesia, 8(2), 616-641. https://doi.org/10.38091/man_raf.v8i2.243
Section
Articles